Langsung ke konten utama

Engkau yang tak mungkin terlupa

Ku tak tahu jalan apa yang sudah engkau lalui:

Rintangan, 
Cobaan, 
Gurauan, 
Candaan 
: itu lalu beralih membiru 

Beku bagai bingkai tersapu angin, 
tak mungkin 
tak mudah melepas. 

Rindu. 
Rindu itu sekarang.

Saat semua yang telah dilalui berangsur terlupa, sudahkah ku mengenal dengan baik, 
engkau yang sekarang ada di hadapanku. 

Bukan, bukan lupa, 

memori itu tersimpan baik 
di tempat dimana hanya aku 
yang bisa menyambangi, 

karena kenangan itu ada
karena engkau ada.  
: terimakasih hadirmu.

Tanjunganom, 18 Maret 2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kita hidup di dunia media sosial kita masing-masing.

Beberapa kali seliweran status wa anak-anak SMA yang memampangkan atau memasang status chat mereka masing-masing. Beragam isinya. Ada yang memasang status obrolan dengan pacarnya, obrolan dengan temannya di pondok maupun di rumah. Isinya sih entah saya masih belum paham dengan arahnya. Ada yang saling adu pacarnya dengan teman laki-lakinya. Misal, mengunggulkan pacarny masing-masing. Memasang obrolan terkait kecemburuan yang perempuan. Hal-hal semacam itu mereka upload. Ya, obrolan. Atau sekedar ucapan selamat ulang tahun, juga dipasanh berjejer-jejer baik itu di whatsap maupun di status instagram.